JAKARTA, JITUNEWS.COMÂ - Menurut jadwal seharusnya hari ini, Jumat, 7 Juli 2017, Ketua DPR RI Setya Novanto menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setya Novanto bakal dimintai keterangannya untuk tersangka Andi Agustinus dalam proyek pengadaan E-KTP.
KPK Mengklaim Punya Bukti Keterlibatan Ganjar Pranowo di Kasus e-KTP
Namun, seperti yang disampaikan oleh Kepala Biro Pimpinan Kesetjenan DPR RI Hani Tahaptari mengabarkan bahwa Setya Novanto urung hadir lantaran terserang vertigo.
"Beliau sedang sakit vertigo, tahu sendiri kalau sedang sakit itu seperti apa. Beliau juga tidak bisa ikut Rapat Paripurna pada Kamis (6/7) karena sakit dan sebenarnya beliau menyesal tidak bisa ikut Rapat Paripurna," demikian ucap Hani di Gedung Kesekjenan DPR, Jakarta.
Pemuda Muhammadiyah Sebut Fahri Pengkhianat Reformasi, JIN Bereaksi
Hani kemudian melanjutkan bahwa kesehatan ketum Golkar itu belakangan mengalami penurunan sehingga mengharuskan cek ke rumah sakit guna untuk berobat.
Sebelumnya, tepatnya Kamis, 6 Juli 2017, Hani menyebutkan bahwa Setya Novanto sempat hadir dalam acara halal bi halal di lingkungan Kesekjenan DPR RI. Karena kondisi yang kurang fit, Hani menyampaikan, Novanto hanya hadir sebentar.
"Setelah beliau menyampaikan sambutan dalam halal bi halal, lalu menginginkan istirahat di rumah dan tidak bisa berada di kantor," ungkap Hani menambahkan.
Terkait ketidakhadiran atas panggilan KPK, Hani menjelaskan bahwa Novanto telah bersurat ke KPK, hanya saja komisi anti rasuah itu belum membalas surat tersebut.
Menurut dia kemungkinan KPK akan menjadwalkan ulang pemeriksaan namun hal itu terserah mekanisme dari KPK untuk penjadwalan ulang.
"Selanjutnya bagaimana dari KPK untuk menjadwalkan ulang, kami masih nunggu konfirmasi," katanya.
Sebagai gambaran, Setya Novanto sudah menjalani pemeriksaan pada 13 Desember 2016 dan 10 Januari 2017 untuk dua orang yang saat ini sudah menjadi terdakwa yaitu mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Irman dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Kemendagri Sugiharto.
"Pansus KPK Temui Napi Korupsi Bagi Saya Jelas Sebuh Lelucon"
| Penulis | : | Syukron Fadillah |






0 comments:
Posting Komentar