JAKARTA, JITUNEWS.COMÂ - Kinerja Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, patut mendapat acungan jempol. Bagaimana tidak, Budi berhasil mengatasi persoalan mudik pada tahun 2017 ini.
Kehabisan Ongkos, Puluhan Pemudik Minta Surat Keterangan Polisi Agar Bisa Pulang
Padahal tiap tahunnya, kemacetan parah selalu mendera saat musim mudik. Bahkan hingga memakan korban.
Tahun ini, kemacetan parah tidak lagi terjadi. Hanya penumpukan kendaraan saja di beberapa simpul jalan dan memang wajar terjadi.
Selama Musim Mudik, Konsumsi Avtur Cuma Naik 2,3 Persen
Pengamat Transportasi, Sugiyanto, menegaskan, Kemenhub bersama institusi lain telah melakukan antisipasi yang luar biasa sebelum musim mudik. Penanganan kemacetan mudik tahun ini sangat bagus dan perlu dipertahankan.
"Menhub harus diberikan rapor positif. Dan layak dipertahankan," ujar Sugiyanto beberapa waktu lalu.
Budi, pada sebuah kesempatan, kepada wartawan mengungkapkan bahwa pihaknya totalitas bekerja mengurusi jalur mudik baik darat, laut, maupun udara.
Kunci keberhasilan Budi menangani masalah mudik tahun ini adalah koordinasi.
"Kami lakukan memang berkoordinasi dan melibatkan semua stakeholder untuk bekerja maksimal di sektor masing-masing," ujar Menhub Budi.
Budi juga tidak mau mentolerir perusahaan bus yang menggunakan bus tidak laik jalan. Ia meminta Kepolisian untuk melakukan pemeriksaan yang intensif kepada bus-bus yang beroperasi.
"Di darat ini memang rada komplikatif karena memang kelaikan bus-bus itu kurang bisa dipertanggungjawabkan. Sudah 30 persen ada kecelakaan, tapi harapan kami tidak terjadi karena saya sudah menitipkan kepada polisi supaya lebih intens melakukan pemeriksaan kepada mereka. Motor kita lihat memang yang harus kita perhatikan, alhamdulillah tidak ada suatu kecelakaan yang signifikan," jelasnya.
Kemenhub Himbau Pemudik Penyeberangan Bakauheni - Merak Gunakan Tiket Online
| Penulis | : | Vicky Anggriawan |










