BANJARNEGARA, JITUNEWS.COM - Kawah Sileri yang berada di Kompleks Gunung Dieng di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah tiba-tiba meletus pada Minggu (2/7) sekitar pukul 12.00 Wib.
Bakamla RI Amankan Tiga Kapal Ikan Nakal
Letusan disertai dengan material lahar dingin, lumpur dan asap hingga mencapai 50 meter sehingga mengenai wisatawan yang saat itu berada di sekitar Kawah Sileri. Tipe letusan adalah freatik yaitu letusan gas atau embusan asap dan material yang dipicu oleh tekanan gas yang berada di bawah permukaan.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, aktivitas kawah Sileri telah terpantau sejak tahun 1939. Bukan baru kali ini kawah itu meletus.
Kawah Sileri Gunung Dieng Meletus, 4 Orang Wisatawan Luka-luka
"Kawah Sileri merupakan kawah yang paling aktif dan pernah meletus beberapa kali yang sempat tercatat adalah tahun 1939, 1944, 1964, 1984, 2003, 2009," kata Sutopo dalam keterangan resminya.
Menutur Sutopo, permukaan air di kawah ini mencapai 4 hektare. Permukaan air kawah yang selalu mendidih terus mengalir ke permukaan yang lebih rendah.
"Hingga saat ini status Gunung Dieng masih normal aktif. Belum ada kenaikan status terkait peningkatan aktivitas gunung dan letusan yang terjadi pada siang ini," ungkap Sutopo.
Laporan sementara BPBD Banjarnegara, saat terjadi letusan terdapat 17 orang pengunjung atau wisatawan. Sebanyak 4 orang menderita luka-luka dan dirawat di Puskesmas I Batur.
Kawah Sileri Dieng Meletus, Lokasi Wisata Ditutup untuk Umum
| Penulis | : | Marselinus Gunas |






0 comments:
Posting Komentar