JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden ke-44 Amerika Serikat Barrack Obama berpidato di hadapan ribuan peserta forum Kongres Diaspora ke-4 yang digelar di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (1/7/2017).
Obama Titip Pesan Agar Candi Borobudur Tetap Dilestarikan
Dalam pidatonya, suami Michelle Obama itu menghimbau agar seluruh warga dunia turut berupaya memerangi berbagai bentuk gerakan "nasionalisme agresif" yang tengah terjadi di beberapa belahan dunia. Menurutnya, fenomena itu menggambarkan situasi dunia yang tengah berada di persimpangan jalan.
"Sepertinya jelas untuk sementara waktu bahwa dunia berada di persimpangan jalan. Pada titik balik," kata Obama.
Cerita Liburan Obama di Indonesia, Diteriaki Orang Hingga Belum Mencoba Es Cendol
Obama mengatakan, dalam meningkatkan kesejahteraan, dunia menghadapi masalah mulai dari ketidaksetaraan hingga terorisme. Di beberapa negara -keduanya berkembang dan kurang berkembang- telah mengadopsi sikap yang lebih agresif dan isolasionis.
Dalam kaitannya dengan itu, Obama mengingatkan pentingnya rasa hormat dan toleransi.
"Jika kita tidak membela toleransi dan moderasi dan rasa hormat terhadap orang lain, jika kita mulai meragukan diri sendiri dan semua yang telah kita capai, maka sebagian besar kemajuan yang kita buat tidak akan berlanjut," katanya.
Menurut Obama, berbagai tantangan itu adalah upaya untuk melawan demokrasi dan keberagaman. Akibatnya, terjadi perpecahan dan kekerasan.
"Apa yang akan kita lihat adalah semakin banyak orang berdebat melawan demokrasi, kita akan melihat semakin banyak orang yang ingin membatasi kebebasan pers, dan kita akan melihat lebih banyak intoleransi, perpecahan suku, perpecahan etnis, dan divisi keagamaan. Dan lebih banyak kekerasan," imbuh Obama.
Pujian Obama untuk Jokowi
| Penulis | : | Marselinus Gunas |






0 comments:
Posting Komentar