PAPUA BARAT, JITUNEWS.COM- Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan bahwa saat ini pemerintah berupaya untuk meningkatkan sektor pertanian di wilayah timur Indonesia khususnya daerah Papua Barat. Pasalnya, Papua Barat memiliki potensi pertanian yang besar untuk digali.
Demi Memperluas Peran TTI, Kementan Gandeng PT Pertani
Untuk mewujudkan hal tersebut, upaya yang dilakukan yakni membangunkan lahan tidur sehingga tersedia lahan pertanian dalam skala besar dan masyarakat petani sejahtera. Selain itu, perlu membangkitkan kembali komoditas pangan unggulan seperti pala, sukun, kopi, dan jagung agar dapat diekspor.
"Kami tidak mau lagi kebutuhan pangan di Papua Barat dipasok dari daerah lain terutama Sulawesi Selatan. Kami ingin agar masyarakat Papua Barat dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Makanya, bangunkan lahan tidur dan petaninya pun harus bangun. Petani tidak boleh banyak tidur," ujar Amran dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Selasa (4/7).
Menteri Susi Dituduh Jual Rahasia Negara ke Asing, Data Apa?
Amran mengungkapkan Kementan akan fokus meningkatkan produksi padi di Papua Barat sehingga beras tidak lagi dipasok dari Sulawesi Selatan, tetapi dapat dipenuhi sendiri. Pada tahun 2017, Kementan akan mencetak sawah seluas 1.900 ha.
"Ini menjadi prioritas untuk daerah yang belum mampu memenuhi sendiri kebutuhan berasnya," katanya.
Selain itu, pada tahun 2017 ini Kementan akan memberikan bantuan jagung seluas 10.000 ha dan sukun 3.000 ha. Di sisi lain, Kementan juga akan mendorong pengembangan budidaya tanaman hortikultura seluas 500 ha dan tanaman perkebunan.
Menurut Amran, Papua Barat memiliki potensi yang besar untuk pengembangan komoditas sayur-mayur seperti wortel dan kol sehingga kebutuhannya dapat dipenuhi sendiri atau tidak lagi dipasok dari daerah lain. Papua Barat juga memiliki komoditas unggulan bernilai ekspor seperti kelapa, kopi, pala, dan kakao. Komoditas ini akan didorong sampai dapat diekspor.
"Intinya pendekatan yang kami lakukan adalah kesejahteraan, tidak ada lain. Hortikultura dan perkebunan kami dorong tahun ini sampai hasilnya dapat diekspor,"Â tukasnya.
INDEF Sebut Sektor Pertanian sedang Berjalan pada Rel yang Benar
| Penulis | : | Siprianus Jewarut, Ratna Wilandari |






0 comments:
Posting Komentar