JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI), Bachtiar Nasir mengatakan bahwa pertemuan sejumlah pimpinan GNPF MUI dengan Presiden Jokowi tidak terjadi atas permintaan pihak GNPF MUI. Pihak GNPF MUI, kata Nasir, hanya menggagas pertemuan tersebut.
GNPF MUI Sebut Pertemuan dengan Jokowi sebagai Harapan Rizieq Shihab
"Pertemuan kami dengan Presiden yang dikesankan meminta ketemu. Yang benar, bukan (kami) meminta tapi menggagas terjadinya dialog antara GNPF dan Presiden," kata Bachtiar Nasir saat jumpa pers di AQL Islamic Center, Jakarta, Selasa (27/6/2017).
Nasir menuturkan, sebenarnya agenda itu bukanlah agenda dadakan. Sebab, upaya untuk menemui Jokowi telah berkali-kali dilakukan. Upaya itu sudah dilakukan sejak aksi bela Islam Jilid I. Aksi tersebut dilanjutkan dengan aksi bela Islam Jilid II, atau 411, hingga aksi 212.
"Ketika unjuk rasa, (kami) ingin sekali bertemu dengan presiden, tapi takdir Allah SWT tidak mengkehendaki," kata Nasir.
Akan Ada Halalbihalal Alumni Aksi Bela Islam
Meski gagal, lanjut Nasir, berbagai upaya kerap dilakukan. Salah satunya melalui dialog dengan Menko Polhukam Wiranto.
"Dengan Menko Polhukam itu lah, seperti yang kami pernah konperskan (konferensi pers-red) di Jl Denpasar Raya, kita berhasil menyalurkan aspirasi, dan Pak Menkopolhukam berjanji menyampaikan aspirasi ke Presiden," ungkapnya.
Tak hanya Wiranto yang didatangi. Nasir juga menyebut, pihak GNPF MUI pernah mendatangi Menteri Agama Lukman Hakim. Kepada Menag, pihak GNPF MUI berharap agar menyalurkan niat GNPF MUI ke Jokowi dan diterima pada Minggu (25/6/2017), saat Hari Idul Fitri.
"Saya minta menag berkoordinasi dalam menyalurkan aspirasi kami ke Pak Menko Polhukam, meskipun Menag kerap bertemu Presiden langsung. Menag koordinasi dengan Menko Polhukam, minta izin ke Presiden dan Pak Presiden menerima," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo, didampingi sejumlah menteri, menerima silahturahmi dari sejumlah aktivis Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) usai acara Open House Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1438 H di Istana Negara, Jakarta, Minggu (25/6/2017).
Dalam dialog antara GNPF MUI dengan Presiden Jokowi, sejumlah hal terkait kehidupan berbangsa dibahas. Salah satunya berkaitan dengan penegakan aspek keadilan dan hukum.
GNPF MUI Ketemu Jokowi Setelah Tiga Kali Ketemu Jusuf Kalla
| Penulis | : | Marselinus Gunas |






0 comments:
Posting Komentar