JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ada kisah cinta dibalik pembunuhan Davidson Tantono di SPBU Daan Mogot beberapa waktu yang lalu. Kisah cinta itu antara Rachel dan kapten pembunuh Davidson, SFL yang kini sudah tak bernyawa lagi.
Terduga Penembak Davidson Hidup Nomaden, Polisi Ekstra Sibuk
Sebelum menjalin cinta dengan SFL, Rachel berprofesi sebagai pemandu karaoke di salah satu tempat hiburan di Jakarta Pusat. "Di karaoke jadi LC, itu sudah tahunan di Grand Menteng," kata Rachel di Polda Metro Jaya, Rabu (21/6).
Ia berhari-hari mendampingi para tamu, termasuk sosok SFL yang kerap datang. Akhirnya benih cinta tumbuh di antara mereka berdua. Pasalnya, SFL menurut Rachel selalu memberikan kebahagiaan untuknya. "Kenal di karaoke," lanjut Rachel.
Penembak Davidson Akhirnya Tertangkap Tak Bernyawa, Begini Ceritanya
Keduanya kemudian memutuskan untuk menjalin cinta hingga akhirnya, SFL mengajak Rachel untuk melakukan aksi perampokan dan pembunuhan yang menewaskan Davidson Tantono.
"Kalau uang, saya tidak pernah kebagian. Dia cuma naruh di dompet untuk masak dan alat mandi, tapi kalau saya mau beli apa saja dibelikan sama dia," paparnya.
Sementara itu, usai menembak mati Davidson, SFL kemudian mengajak Rachel untuk melarikan diri ke Banyuwangi. Namun, kekasihnya itu sempat menolak. Kendati demikian, SFL terus mengancam Rachel hingga akhirnya mereka memutuskan untuk pergi bersama ke Banyuwangi.
Kini, Rachel harus bertanggung jawab perbuatannya dan harus kehilangan kekasihnya itu lantaran di tembak mati oleh petugas keamanan saat hendak melarikan diri.
Penembakan Davidson, SFL Minta Kekasihnya Sediakan Markas Berkumpul
| Penulis | : | Ratna Wilandari |






0 comments:
Posting Komentar