Rabu, 21 Juni 2017

Aksi Rescuer Cantik Ini Pukau Penonton Simulasi Basarnas

Aksi Rescuer Cantik Ini Pukau Penonton Simulasi Basarnas


SEMARANG, JITUNEWS.COM - Badan Search And Rescue (SAR) Nasional (Basarnas) mengadakan simulasi penanganan dan evakuasi korban darurat medis terdampak kemacetan tol Batang-Grinising, Senin (19/6). 

Basarnas Belum Bisa Evakuasi Heli yang Jatuh di Poso

Siti Ratna Nur Asih, satu penyelamat (rescuer) perempuan yang ikut berpartisipasi dalam simulasi tersebut berhasil menarik perhatian para penonton. Aksi berani Siti yang sedang mendemokan proses evakuasi pemudik dari darat naik ke helikopter sontak membuat penonton terkesima. 

Siti meluncur ke bawah menggunakan tali (hoist) dan membawa serta pemudik bersamanya menggunakan sistem tandem.

Kapal Terbakar di Perairan Maselembo, Ada Penumpang yang Terbakar

Siti merupakan ibu satu anak yang berasal dari Cilacap. Ia bergabung dengan Basarnas sejak tahun 2008. Berawal dari posisi sekretaris, Siti akhirnya menjelma sebagai salah satu rescuer Basarnas yang dapat diandalkan.

Humas Basarnas Kantor SAR Semarang, Zulhawary Agustianto, mengatakan bahwa keterlibatan Siti dalam operasi penyelamatan tersebut merupakan inisiatif Kepala Basarnas.

"Keterlibatan Siti ini berawal dari keinginan Kepala Basarnas yang ingin menunjukkan bahwa pegawai Basarnas perempuan juga tidak kalah hebat dari pegawai laki-laki. Kami juga menugaskan teman-teman perempuan lain di sejumlah simulasi dan operasi, kebetulan saja dalam simulasi ini Siti yang tampil," ujar Zulhawary.

Zulhawary pun mengatakan bahwa Siti sempat merasa cemas dan gemetar kala ditunjuk sebagai petugas yang turun dari helikopter. Meski demikian, Zulhawary merasa puas dengan hasil kerja perempuan kelahiran 14 September 1988 tersebut.

"Kami tidak salah menunjuk dia. Meski sempat gemetar tapi dia percaya diri," kata Zulhawary lagi.

Sementara itu, Siti mengungkapkan rasa terima kasihnya atas seluruh dukungan yang mengalir kepadanya.

"Terharu. Berat sebenarnya, karena saya perempuan. Akan tetapi dukungan dari teman-teman membuat saya dapat menjalankan tugas dengan baik," ujar Siti.

Dengan keterbatasan di jalur darat akibat macet, proses evakuasi mau tidak mau harus dilakukan melalui jalur udara. Kegiatan simulasi berlangsung menggunakan helikopter jenis Dolphin milik Basarnas. Helikopter melakukan overing di ketinggian 25 meter.

Sebelum dievakusi menggunakan helikopter, terlebih dahulu dilakukan penanganan awal dengan pemeriksaan (assesment) tim penyelamat yang menggunakan motor trail. Jika kondisi korban serius, perlu penanganan medik maka korban dibawa ke Rumah Sakit melalui udara.

Skenario Basarnas Selamatkan Pemudik Darurat Medis dari Kemacetan

Penulis : Nugrahenny Putri Untari
قالب وردپرس
Share:

0 comments:

Posting Komentar

Arsip Blog

Definition List

Unordered List

Support